Tersangka Pemilik 3,36 Gram Sabu Menangis Tersedu di Depan Polisi

oleh -

Kitakini.news – Sebanyak delapan tersangka kasus penyalah gunaan narkotika jenis ganja dan sabu berhasil di ringkus Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan.

Ke-delapan tersangka yakni bernisial AHP Alias Boike (39), RHS Alias Aseng (41), KB Alias Komar (33), dan PS Alias Bayo (39). Selain itu, ada pula AAH Alias Adi (38), MNH Alias Dikot (29), RSH (19), dan AP Alias Cem-Cem (48).

Satu di antara tersangka berinisial AP Alias Cem-Cem, menjadi tersangka yang paling mencuri perhatian awak media saat konferensi pers. Warga Jalan Mayjen D.I Panjaitan, Kelurahan Bincar ini mengaku menyesali perbuatannya. Dia menangis sesenggukan di hadapan Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihatini, Jumat (22/01/21).

“Bagaimana jikalau Narkoba itu dikonsumsi anak generasi kita? Apa kamu mau para generasi muda termasuk anak cucu kita rusak gegara (gara-gara) Narkoba?” tanya Juliani kepada ke-delapan tersangka.

Dengan wajah tertunduk, tersangka Cem-Cem spontan menangis tersedu-sedu dan mengakui menyesal sudah terlibat hingga memakai narkoba jenis sabu.

“Demi terwujudnya kampung bersinar (bersih dari Narkoba), dengan upaya semaksimal mungkin kita nyatakan tidak ada ampun terhadap penyalahangunaan Narkoba,” ujar Kapolres AKBP Juliani.

Tersangka Pemilik Sabu 3,36 Gram Ditangkap di Dapur Rumahnya

Untuk diketahui, tersangka AP Alias Cem-Cem (48) ditangkap di dapur rumah miliknya pada hari Kamis (22/1/2021). Penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat.

Tidak hanya itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 3,36 Gram. Satu unit ponsel merek Nokia, uang Rp. 150.000 juga diamankan dari tersangka.

“Ancaman hukuman untuk delapan tersangka kasus Narkoba di bulan Januari 2021 berbeda-beda. Namun dapat disimpulkan pasal yang dipersangkakan adalah melanggar pasal 114 ayat (1) subs pasal 111 (1) dan pasal 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ucap Juliani.

Kontributor: Efendi Jambak

Berikan Komentar